Samsung Galaxy Klik Disini

List Samsung GALAXY Note 10.1 Harga dan Spesifikasi

Toyota Yaris Hybrid-R Concept

Toyota Yaris Hybrid-R Concept akan ambil bagian di Frankfurt Motor Show 2013

HARGA MOBIL DAIHATSU AYLA BARU

Kali ini akan membahas tentang harga mobil keluaran terbaru yang terkenal dengan harga sangat termurah...

BMW

Informasi dari harga mobil kali ini adalah daftar harga mobil BMW...

Laptop Thosiba

menampilkan Daftar Harga Laptop Toshiba Core i3 Terbaru ...

Showing posts with label Solusi Kredit Mobil. Show all posts
Showing posts with label Solusi Kredit Mobil. Show all posts

Tuesday, September 24, 2013

Bijaksanalah Saat Anda Membeli Mobil Via Kredit

Kalau saya tidak salah kutip dari suatu tulisan di majalah bisnis terkemuka di tanah air, sekitar 75% masyarakat Indonesia membeli mobil dengan cara kredit. Baik melalui bank atau pun lembaga pembiayaan (leasing) lainnya. 
Tentu saja ini merupakan pangsa pasar yang sangat menggiurkan bagi pihak pembiayaan/bank di satu sisi dan bagi konsumen/pembeli dengan membeli mobil (terutama mobil baru) dengan cara kredit mereka dengan hanya menyiapkan sekitar 10%-30% uang muka sudah dapat memiliki sebuah mobil. 
Tetapi sadarkah kita bahwa di balik mudahnya memiliki sebuah mobil dengan cara kredit tersebut, ternyata kita harus membayar cost yang teramat mahal. Saya akan beberkan di bawah ini perhitungan dan penjelasannya secara lengkap.
Pemahaman Konsumen yang Tidak Lengkap
Perhatikanlah, selama ini apabila kita ingin membeli mobil dengan cara kredit, pertimbangan dan persiapan utama kita adalah hanya pada kemampuan untuk membayar cicilan tiap bulannya. 
Padahal kita juga harus mempertimbangan banyak komponen biaya lainnya yang muncul dan harus kita bayar selama kepemilikan mobil tersebut dalam masa kredit, dan sayangnya ini lah yang paling banyak kita lupakan.
Baiklah sekarang saya akan bahas tentang bagaimana contoh simulasi sebuah konsumen yang membeli sebuah mobil dengan cara kredit di bawah ini yang kami ambil dari situs http://www.oto.co.id tanggal 18 September 2007 :
Mobil : Toyota New Avanza 1500 cc
Harga Tunai : Rp. 131.300.000,-
Uang Muka : Rp. 32.825.000,- (25% dari harga tunai)
Asuransi : Rp. 10.635.300,- ( All risk 8,10%)
Cicilan : Rp. 3.787.500,-
Bunga : 12,82%% per tahun
Jangka waktu : 36 bulan
Administrasi : Rp. 475.000,-
Total Pembayaran Pertama : Rp. 47.772.800,-
Mari kita lihat proses pelunasan yang wajib dibayar oleh konsumen tersebut selama tiga tahun seperti yang kami tunjukkan pada tabel di file simulasi-mobil.pdf:
Hasil rekapitulasi:
Total Cicilan : Rp. 136.350.000
Total Biaya Bensin : Rp. 36.000.000
Total Biaya Pajak : Rp. 4.500.000
Total Biaya Pemeliharaan : Rp. 8.400.000
Total Seluruh Biaya Selama Masa Kredit 3 tahun : Rp. 227.360.300,-
Wow!, lihatlah bila masa kredit kita selesai maka kurang lebih total biaya yang harus kita keluarkan untuk mobil tersebut menjadi sangat besar…! Ingat lho uang segitu itu adalah uang hilang alias hangus
Perhatikan juga, biaya-biaya semacam pembelian bensin, pajak dan pemeliharaan kendaraan selama tiga tahun tersebut kebanyakan kurang menjadi perhatian kita ketika ingin kredit mobil. 
Padahal harus kita ingat juga bahwa mobil adalah benda yang akan mengalami penyusutan harga (deprisiasi) dari tahun ke tahun. 
Bila kita asumsikan penyusutan mobil tersebut kira-kira 8% (delapan persen) per tahun, maka setelah selesai masa kredit harga mobil baru kita tersebut akan menjadi:
Rp. 131.300.000 x 8% x 3 = Rp. 31.512.000. Berarti dalam waktu tiga tahun harga mobil kita menyusut sebesar angka tersebut. Sehingga mobil tersebut kini hanya bernilai Rp. 99.788.000. Coba bandingkan dengan total uang yang Anda bayarkan selama 3 tahun tersebut dengan kondisi nilai mobil kita kini! Sungguh sangat menyesakkan dada…
Bagaimana Kalau Diinvestasikan?
Sekarang misalnya dengan uang hangus sebesar Rp. 227.360.300 tersebut, bila kita tumbuhkembangkan misalnya ke salah satu instrumen investasi yang memiliki hasil return (bagi/imbal hasil) sebesar 10% per tahun (flat), dan kita endapkan selama 15 tahun. Berapa uang yang akan kita miliki kelak? Perhatikan tabel di file yang telah Anda download tadi.
Wow, lihatlah uang yang Anda simpan selama 15 tahun sekarang sudah mencapai hampir 1 Miliar rupiah… Nah sekarang tinggal Anda pilih, mau tetapngotot beli mobil baru dengan cara kredit tapi dengan konsekuensi “menghanguskan” uang sebanyak itu? Atau dengan cerdas, tetap mengeluarkan uang sebanyak itu tetapi bukan untuk membeli mobil, melainkan dikembangbiakka dalam bentuk investasi seperti perhitungan di atas.
Solusi dan Kesimpulan
Memang mungkin ada yang sinis terhadap hitung-hitungan saya di atas, misalnya: “… kok kita jadi pelit banget ya sama uang, bukannya itu berarti kita jadi budak uang…?” atau juga misalnya “… selama 3 tahun itu kan kita bisa lancar menjalani segala urusan misalnya bisnis dll, sehingga bisa dapat uang banyak, jadi gak seberapalah uang yang dikeluarkan selama tiga tahun tersebut…
Untuk komentar pertama bukannya kita pelit/jadi budak uang, tetapi bagaimana kita bisa bijaksana dalam memperlakukan uang tersebut. Apalagi di masa depan, kebutuhan akan uang tentu akan bertambah banyak misalnya pendidikan anak, dan pensiun. 
Untuk komentar kedua di satu sisi ada benarnya juga, tetapi tolong jujurlah dengan hati nurani kita, apa harus dengan membeli mobil baru dengan cara kredit untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan bisnis Anda?
Menurut hemat saya, bila kita ingin membeli mobil dengan cerdas dan bijak adalah dengan membeli mobil second (dalam kondisi sangat ok) dan dibelitunai. Dua kunci utama yaitu mobil bekas dan tunai, itu prinsipnya. 
Karena mobil bekas yang masih dalam keadaan bagus tidak kalah nyamannya bila kita membeli baru dan juga dengan fasilitas yang prima. Karena perlu kita ingat setiap mobil baru yang kita beli seketika keluar dari dealer, maka otomatis harganya/nilainya langsung turun. 
Dan mengapa harus dibayar tunai, karena tentu kita harus menghindari beban biaya yang harus kita tanggung (semisal bunga) yang harus kita bayar selama jangka waktu kredit tersebut.
Semoga dapat membantu menambah wawasan kita semua.
Sumber : myfamilyaccounting.wordpress.com

6 Cara Sukses Agar Kredit Mobil Anda di Setujui Bank

Kendaraan telah menjadi kebutuhan utama setiap individu. Waktu yang Anda habiskan di jalan bisa mengganggu jadwal Anda yang padat. Hal ini membuat Anda perlu memiliki mobil, tentunya mobil yang bagus. Tetapi tidak semua orang punya dana cukup untuk membeli mobil. Hal ini membuat kredit mobil menjadi pilihan tepat.
Ada beberapa hal yang harus Anda penuhi sehingga Anda siap dengan tanggungjawabnya. Dalam hal ini, 6 tips Cara sukses agar kredit mobil Anda di setujui oleh bank, berikut akan bermanfaat bagi Anda.

1. Jangan langsung mengambil kredit mobil pertama yang Anda temui.

Akan timbul banyak masalah jika Anda langsung mengambil layanan kredit pertama yang ditemui. Anda harus menghindari ini. Anda harus membandingkan berbagai macam layanan kredit dan memilih satu yang paling baik bagi Anda. Luangkan cukup waktu untuk mempelajarinya satu per satu. Dengan membuka situs perbandingan kredit mobil di waktu luang, Anda telah memulai langkah awal dengan tepat.

2. Bandingkan berbagai macam kredit pembelian kendaraan.

Mungkin Anda akan terkejut jika tahu banyaknya macam pinjaman yang ditawarkan saat ini. Kredit mobil bisa berbeda tergantung pada periode kredit atau margin kredit. Beberapa lembaga keuangan juga menawarkan kredit mobil yang terhubung dengan rekening bank. Silahkan Anda ambil salah satu yang terbaik sesuai dengan kebutuhan Anda.

3. Pertimbangkan kondisi keuangan Anda.

Selalu ada risiko hutang tidak termanajemen dengan baik. Tetapi hal ini bisa dihindari dengan mempertimbangkan dengan cermat kemampuan finansial Anda sebelum mengambil pinjaman. Pilihan terbaik adalah mengambil kredit mobil yang Anda tahu dengan pasti bisa Anda bayar angsurannya tepat waktu. Anda harus benar-benar objektif dalam mengatur aliran pendapatan dan pengeluaran. Hanya perhitungkan pendapatan tetap Anda, yang benar-benar bisa diandalkan. Tidak perlu ikut menghitung pendapatan tidak tetap yang biasanya tidak stabil.

4. Pilih suku bunga rendah.

Anda perlu mengutamakan kredit mobil yang memberi bunga rendah. Ini akan memudahkan Anda untuk mengatur biaya tambahan atas pinjaman. Umumnya, suku bunga tinggi tidak dianjurkan untuk setiap perjanjian pinjaman atau perjanjian finansial. Jauhi suku bunga tinggi saat Anda memilah-milah pinjaman kredit.

5. Selalu perhatikan syarat dan ketentuan.

Setiap produk pinjaman selalu mempunyai syarat dan ketentuan yang harus Anda setujui. Anda harus memahami setiap isi perjanjian sebelum membubuhkan tanda tangan. Perhatikan bahwa pada kasus-kasus tertentu ada biaya tambahan yang tersembunyi dalam dalam syarat dan ketentuan. Lihat apakah pemberi pinjaman memberi ketentuan tersebut dan Anda tidak keberatan dengan isinya.

6. Penjual mobil biasanya mempunyai ikatan dengan lembaga pembiayaan

Anda bisa memintas pencarian dengan mencari koneksi dengan penjual mobil. Lembaga ini sudah umum membuat ikatan dengan perusahaan-perusahaan yang menawarkan pembiayaan mobil. Biasanya dalam koneksi ini ada celah perjanjian yang bisa Anda manfaatkan. Tetapi tidak semua lembaga menawarkan perjanjian terbaik. Semuanya tergantung pada kondisi pribadi Anda sendiri.
Renungkan pilihan-pilihan tersebut sebelum menandatangani kesepakatan kredit mobil. Manfaatkan waktu Anda dan jangan terburu-buru membuat keputusan yang bisa menimbulkan masalah keuangan besar.
Apakah Anda siap mengambil kredit mobil? Lihat bank-bank yang menawarkan suku bunga terendah di blog yang Saya tulis ini.
Sumber : imoney.co.id

Cara Mengatasi Saat Anda Mengalami Gagal Saat Kredit

Perjanjian kredit mobil/ kredit kendaraan bermotor pada dasarnya adalah kesepakatan untuk menyewa kendaraan dan membelinya setelah masa sewa usai. Dalam hal ini, Anda setuju untuk menyewa kendaraan tersebut hingga Anda membayar lunas pinjaman Anda.
Masalah muncul saat penyewa tidak bisa membayar angsuran, yang akan mengakibatkan dilakukannya reposesi. Ingat juga bahwa penjamin Anda akan bertanggungjawab jika Anda tidak bisa mambayar angsuran.

Kredit Mobil – Gagal Bayar dan Reposesi

Jika Anda mengalami ‘gagal bayar’ dalam perjanjian kredit kendaraan bermotor, ini artinya Anda gagal memenuhi komitmen pada bank. Jika hal ini terjadi, bank akan mereposesi mobil Anda. Secara umum, reposesi akan terjadi jika :
  • Anda gagal membayar angsuran dua bulan berturut-turut atau Anda gagal membayar angsuran terakhir, dan
  • Dalam kasus penyewa meninggal, gagal bayar selama empat bulan akan memberi hak pada bank untuk mereposesi mobil.
Anda harus disiplin dalam membayar agar tidak terkena denda. Dalam semua kasus, jika Anda mendapat kesulitan untuk membayar angsuran, segera konsultasikan dengan bank untuk memperoleh solusi.
Prosedur Sah Reposesi Mobil oleh Bank
Picture6

Cara Reposesi

Ada kemungkinan adanya tindakan opresif saat reposesi. Kita sering mendengar berita tentang “preman” yang disuruh mereposesi kendaraan atau menjual mobil dengan harga murah. Tentu tindakan hukum bisa Anda ambil jika prosedur reposesi tidak sesuai dengan hukum yang berlaku.

Etika Reposesi

Umumnya reposesi kendaraan hanya bisa dilakukan oleh petugas resmi. Reposesi diwajibkan mengikuti etika berikut:
  • Tanpa kekerasan dalam melakukan tindakan reposesi.
  • Penyewa harus memperoleh pemberitahuan yang cukup mengenai reposesi untuk mengambil benda-benda yang dimiliki dari dalam kendaraan.
  • Petugas reposesi hanya boleh memasuki rumah/pekarangan dengan izin pemilik.

Bagaimana Menangani Masalah Terkait Dengan Reposesi

Cari pembeli. Anda bisa mencari seorang pembeli yang mau membeli mobil Anda sesuai dengan harga yang tercantum dalam surat pemberitahuan dari bank.
Konsultasi dengan Bank. Jika Anda mendapatkan kesulitan keuangan, ada kemungkinan bank mau melakukan diskresi untuk merevisi angsuran bulanan Anda. Tetapi ingat bahwa bank tidak wajib melakukan hal ini.
Ajukan komplain atau cari saran. Katakanlah Anda menjadi korban tindakan kekerasan atau hak-hak Anda dilanggar dalam proses reposesi. Anda bisa mengajukan komplain ke bank tempat Anda membuat perjanjian sewa beli.

Sewa Beli – Penjamin

Penjamin ikut bertanggungjawab atas pinjaman Anda hingga semuanya lunas. Sebagai penjamin dia terikat oleh perjanjian sewa beli seperti halnya Anda, dan juga bertanggungjawab membayar angsuran jika Anda gagal melakukannya.
Hak-hak Penjamin Dalam Perjanjian Sewa Beli
Penjamin memiliki hak-hak berikut:
  • Menerima salinan perjanjian sewa beli
  • Bebas dari segala kewajiban dan klaim ganti rugi oleh bank saat angsuran terhutang telah dibayar penuh.
  • Mengajukan tuntutan hukum pada penyewa jika ada pelanggaran perjanjian.
Semoga artikel di atas dapat membantu Anda dalam menyelesaikan masalah yang sedang Anda hadapi.

Sumber : imoney.co.id